Pergerakan harga cryptocurrency tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal seperti teknologi blockchain, regulasi, dan sentimen komunitas, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh berita ekonomi global. Setiap hari, informasi mengenai inflasi, suku bunga, konflik geopolitik, hingga kebijakan bank sentral dunia dapat langsung memicu perubahan harga aset kripto secara signifikan.
Salah satu faktor utama adalah kebijakan suku bunga yang ditetapkan oleh bank sentral, terutama Federal Reserve Amerika Serikat. Ketika suku bunga naik, investor cenderung mengalihkan dana ke instrumen yang lebih aman seperti obligasi atau dolar AS. Akibatnya, harga cryptocurrency sering mengalami penurunan. Sebaliknya, saat suku bunga ditahan atau diturunkan, minat terhadap aset berisiko seperti kripto kembali meningkat.
Data inflasi global juga berperan besar dalam pergerakan harga harian kripto. Tingkat inflasi yang tinggi biasanya mendorong investor mencari aset lindung nilai, termasuk Bitcoin yang sering disebut sebagai “emas digital”. Namun, jika inflasi direspons dengan pengetatan moneter yang agresif, pasar kripto justru bisa tertekan.
Selain itu, berita terkait krisis ekonomi, perang, dan ketegangan geopolitik dapat meningkatkan volatilitas pasar kripto. Dalam kondisi ketidakpastian global, sebagian investor melihat kripto sebagai alternatif, sementara yang lain justru menghindari risiko. Hal ini menyebabkan harga bergerak naik dan turun dengan cepat dalam waktu singkat.
Pergerakan nilai tukar mata uang utama seperti dolar AS juga memengaruhi harga cryptocurrency. Penguatan dolar biasanya diikuti dengan pelemahan harga kripto, karena aset kripto yang sebagian besar diperdagangkan menggunakan dolar menjadi relatif lebih mahal bagi investor global.
Dengan demikian, berita ekonomi global memiliki dampak yang sangat besar terhadap pergerakan harga cryptocurrency setiap hari. Oleh karena itu, investor kripto perlu selalu mengikuti perkembangan ekonomi dunia, memahami sentimen pasar, dan tidak hanya mengandalkan analisis teknikal semata dalam mengambil keputusan investasi.
